Ayah, aku & Musik Klasik – Dad, me and Classical Music

Ayahku adalah seorang yang sangat menaruh perhatian besar terhadap perkembanganku dari hari ke hari. Dia percaya bahwa musik klasik adalah salah satu media yang dapat mendukung perkembangan kecerdasanku, juga merangsan motorikku, baik kasar maupun halus.
Ayah membelikan aku banyak sekali kaset berisikan musik klasik, dari Beethoven, Mozart sampai Bach, aku punya semua koleksinya. Selain musik klasik, ayah juga membelikan aku berbagai kaset yang dipercaya dapat mendorong perkembangan syaraf motorikku. Ayah bilang dengan mendengarkan musik klasik semenjak dalam kandungan Bunda, aku akan menjadi anak yang pintar. Selain itu, percaya atau tidak, jika aku rewel, Ayah selalu memperdengarkan aku musik klasik, dan lucunya, aku akan langsung diam dan tenang, tidak rewel lagi dan jadi anak yang manis sehingga Ayah dan Bunda makin sayang padaku. Terima kasih musik klasik, karena engkau aku tumbuh jadi anak yang cerdas!!
Terjemahan Inggeris - Kata Bunda supaya readers friendly :-)
My dad puts a lot of attention towards my day-to-day growing process. He believed that classical music is one of the media to support my brain development as well as stimulating my motoric growth.
Dad provided me with a wide selection of classical music from Beethoven, Mozart and Bach. Other than classical music, Dad also bought me other kinds of cassettes he believed might also contribute in the stimulation and development process of my motoric neuron. Dad once said that by listening to classical music starting as early as I was still in my mom’s womb, I should grow being a smart kid. By listening to classical music, Dad also said that if I ever cry or being upset, Dad shall turn on the classical music and as soon as the music starts to play, I shall immediately stop crying and listen to the soothing melody. My Mom and Dad are really proud of me and love mo so much for being such a great son. Thank you classical music, for your contribution in making me such a brilliant kid!!





